Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Proyek Bangunan Terindikasi Langgar IMB, Sektor Citata Kec Kembangan Layangkan 'SP' Tembusan Suku Dinas Citata Jakbar

Proyek bangunan terindikasi melanggar IMB.
 (@2021 NusantaraPostOnline.com/James 
___________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA - Proyek bangunan peruntukan rumah tinggal yang berlokasi di Jalan H. Saba Raya No. 124, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, tetap berjalan. Padahal bangunan tersebut terindikasi kuat melanggar IMB (Ijin Mendirikan Bangunan). 

Pasalnya, berdasarkan ijin yang diperoleh dari instansi terkait sesuai permohonan pemilik bangunan, proyek bangunan tersebut peruntukannya rumah tinggal, namun existing atau fisik bangunan tersebut tampak jelas mengarah peruntukan niaga berupa gudang.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Staf Sektor Citata Kecamatan Kembangan, Joko mengungkapkan, pemilik bangunan sudah diberikan SP atau Surat Peringatan, dan SP tersebut ditembuskan kepada Suku Dinas (Sudin) Citata Jakarta Barat.

"Sudah saya kirim SP-nya ke Sudin, (Suku Dinas Citata Jakarta Barat-red)," tulis Joko melalui jaringan pribadi WhatsAppnya, Selasa (26/1/2021).

Menurut Manarsar Sibuea, yang dikenal sebagai pemerhati tata ruang, sanksi berupa Surat Peringatan yang diberikan pihak Sektor Citata Kecamatan Kembangan kepada pemilik bangunan bermasalah tersebut dinilai cukup ringan dan tidak akan memberikan efek jera bagi pemilik bangunan, sehingga patut dikuatirkan proyek bangunan tersebut akan tetap dikerjakan.

"Pemilik bangunan yang berlokasi di Jalan Haji Saba itu seharusnya diberikan tindakan lebih tegas dan nyata, karena dia (pemilik bangunan-red) sudah menunjukkan sikap arogansi. Ijin yang dimohon adalah rumah tinggal, retribusinya rumah tinggal, tapi pemilik bangunan membangun fisik gudang," jelas Manarsar yang juga menjabat sebagai Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Keadilan dan Negara (LSM-PKN).

Seperti diketahui, peraturan yang berlaku telah mengatur apabila dalam pelaksanaan pembangunan bangunan gedung terjadi ketidaksesuaian terhadap IMB  dan/atau menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, Pengawas pelaksanaan wajib menghentikan sementara pelaksanaan pembangunan bangunan gedung serta melaporkan kepada Dinas terkait.  (James Manullang/Red.)

Editor: Togab BB

________________________________________
Baca juga:
Apresiasi Kinerja Pemkot Jakbar, Pengurus PWI Koordinatoriat Jakarta Barat Beri Penghargaan Kepada Walikota Uus Kuswanto