Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

SALUT! MAHABUDHI Suhu Pu Shan Rehab Rumah Pasutri Tua yang Nyaris Ambruk

Kondisi Rumah Pasutri, Lim Tjin Kay-Kwee Tjin Nio, sebelum direhab. (Nusantarapostonline.com/Eddy M)
____________________//____________________________________________
Nusantarapostonline.com, BANTEN - Lim Tjin Kay, seorang pria tua yang kini sudah berusia 72 tahun adalah warga Kampung Kandang Genteng, RT 006/003, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Ia bersama istrinya, Kwee Tjin Nio (65) merasa senang dan takjub tatkala rumah tempat tinggal mereka mendapat perhatian dari MAHABUDHI, Suhu Pu Shan.

Rumah yang berbilik bambu itu sebelum mendapat sentuhan rehab, kondisinya tampak sudah sangat memprihatinkan. Namun karena faktor ekonomi dan  faktor usia yang sudah memasuki kelompok usia sudah tidak produktif, Lim Tjin Kay terpaksa menikmati sisa hidupnya berdua dengan istri tercinta dengan sangat sederhana dan apa adanya di rumah gubuk bambu berlantaikan tanah dan nyaris ambruk itu.

Dinding Rumah Pasutri, Lim Tjin Kay-Kwee Tjin Nio, sebelum direhab

Belakangan ini biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari rumah tangga pasutri itu ditopang oleh sang istri yang bekerja sebagai tukang masak, itupun jika ada pesta di lingkungan tempat tinggal mereka.

Tak ayal, di sisa hidup mereka, kedua pasangan suami istri itu hanya bisa berpasrah dan tidak bosan-bosannya untuk selalu memohon agar Sang Pencipta meringankan hidup mereka.


Kedua Pasangan Suami Istri Meyakini Doa Mereka Dikabulkan Sang Pencipta

Beberapa waktu yang lalu, MAHABUDHI, Suhu Pu Shan saat melihat langsung kondisi dari suatu rumah tua yang dindingnya terbuat dari anyaman bambu yang sudah tidak rapat dan nyaris ambruk langsung merasa iba. Karena itu Suhu Pu Shan langsung menugaskan Timnya dari WALUBI untuk segera merehab rumah tersebut.

Foto: MAHABUDHI Suhu Pu Shan bersama Tim dari WALUBI


Mengetahui rumahnya mendapat perhatian dari Suhu Pu Shan dan akan direhab, Lim Tjin Kay bersama istrinya tercinta nyaris tersungkur karena merasa takjub. Pasangan sehidup semati itu merasa sedang bermimpi, namun tak lama berselang akhirnya mereka pun sadar kalau doa mereka berdua dikabulkan Sang Pencipta, dan ucapan syukur pun berulangkali terucap dari bibir mereka yang sudah tampak mengeriput itu.


Hasil Rehab Rumah akan Diserahkan Langsung oleh MAHABUDHI Suhu Pu Shan

Penampakan terkini rumah pasutri, Lim Tjin Kay-Kwee Tjin Nio,
masih dalam pengerjaan.

Bedah rumah tempat tinggal pasutri itu dimulai sejak 26 Desember 2020 yang lalu, dan diperkirakan dalam beberapa hari kedepan pekerjaan rehabnya akan rampung.

Dijadwalkan, setelah rehab rumah seluas 50 meter persegi itu nantinya rampung akan diserahkan langsung oleh MAHABUDHI, Suhu Pu Shan kepada Lim Tjin Kay dan istrinya tercinta, Kwee Tjin Nio. 

Kegiatan bedah rumah yang diprakarsai MAHABUDHI Suhu Pu Shan bersama Romo Asun (Wasekjend DPP Walubi), Rusli, Meliana dan Venna itu merupakan kegiatan sosial yang rutin dan sudah berulangkali dilaksanakan pihaknya. (Eddy Marpaung)



Editor: Togab BB