Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Terimakasih Pak Presiden, Terowongan Silahturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Telah Selesai Dibangun

 

 

-------------------------------------------------------------------------
Nusantarapostonline, JAKARTA - Terowongan Silaturahim Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang digagas Presiden Joko Widodo akhirnya selesai dibangun.

Terowongan Silahturahmi itu diharapkan bisa menjadi salah satu simbol Ibu Kota Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar pada saat mendampingi Presiden Jokowi dalam acara peresmian renovasi Masjid Istiqlal, di kompleks Masjid Istiqlal, Kanis (7/1/2021).

"Kami bayangkan akan ada semacam diorama yang menampilkan potret toleransi dan nilai-nilai kemanusiaan kebanggaan Indonesia," kata Nasaruddin seperti dilansir cnnindonesia.com, (7/1/2021).

Menurut Nasaruddin, renovasi Masjid terbesar di Indonesia itu memakan waktu selama 14 bulan dengan sekitar 1.000 orang pekerja. Renovasi juga ikut membangun terowongan bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.

"Izinkan kami atas nama warga masyarakat, khususnya umat Islam menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada bapak Presiden karena selama 42 tahun baru kali ini Masjid Istiqlal tersentuh renovasi besar-besaran," kata Nasaruddin.

Masih dilansir dari sumber yang sama, pada saat meresmikan renovasi Masjid Istiqlal, Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengungkapkan renovasi Masjid yang terbesar di Asia Tenggara itu telah selesai dikerjakan selama 14 bulan dengan memakan biaya Rp511 miliar dari APBN.


"Alhamdulillah, renovasi Masjid Istiqlal telah selesai. Fasad, lantai, dinding, sampai ruang wudhu, telah berubah. Tata cahayanya makin indah, lanskap semakin rapi, dan sebagainya," ujar Presiden.

Presiden berharap Masjid Istiqlal dapat menjadi sarana umat untuk meningkatkan iman dan takwa, serta menjadi pusat pemberdayaan umat.

"Saya berharap Masjid Istiqlal tidak hanya megah secara fisik, tapi menjadi sarana umat untuk meningkatkan iman dan takwa dan menjadi pusat pemberdayaan umat," tandas Presiden.

Selain itu, Presiden menambahkan, Masjid Istiqlal juga diharapkan dapat menjadi contoh dalam mengembangkan syiar Islam yang menyejukkan, serta membangun toleransi dan perdamaian.

Dalam acara persemian renovasi Masjid Istiqlal itu, selain Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Hadir juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta Badan Pengelola Masjid Istiqlal. **(Red)


Editor: Togab BB