Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

MENGHARUKAN! Nenek yang Mencopet di Banjarnegara diberi pekerjaan dan bantuan

 

 

_________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA  - Seorang nenek nekat mencopet di Pasar Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (30/1/2021), saat kondisi di Pasar tersebut tengah sibuk dengan aktivitas jual beli. 

Perbuatan nenek tersebut kepergok kemudian diinterograsi oleh salah seorang pedagang di Pasar. Saat itu ada warga yang mengabadikannya dan sempat menjadi viral.

Kejadian bermula saat ada seseorang yang merasa tasnya sedang dirogoh tangan si nenek, kemudian pemilik tas itu berteriak 'copet'. Lantaran panik, sang nenek pun berusaha lari. Namun saat mau melarikan diri, sang nenek dihadang orang lain di dalam pasar.

Tak lama kemudian untuk menghindari tindakan main hakim sendiri, sang nenek langsung diamankan dan dibawa ke kantor Polisi terdekat.

Atas Kejadian itu, Kepolisian Resort (Polres) Banjarnegara berupaya memediasi, dan hasilnya kasus tersebut berakhir damai.

Tak hanya memdiasi, pihak Polres Banjarnegara juga memberi pekerjaan dan bantuan kepada nenek tersebut. 

Dilansir OKEZONE.com, Kapolres Banjarnegara, AKBP Fahmi Arifianto mengungkapkan, bantuan yang diberikan bukan tanpa alasan. Nenek yang sudah renta itu hidup sendiri tanpa sanak saudara. Kondisi perekonomiannya juga sulit. 

"Hal tersebut dikarenakan menimbang faktor kemanusian dimana terduga pelaku hidup sendiri tanpa sanak saudara dan dalam kondisi perekonomian yang kurang mampu,” kata Fahmi, seperti dikutip OKEZONE.com, Selasa (2/2/2021)

Baca juga:


Selain itu, sambung Fahmi, pihaknya juga memfasilitasi nenek tersebut untuk mendapat bimbingan keagamaan (pengajian) di Pondok Pesantren Alif Baa, Banjarnegara di bawah pimpinan Gushayatul Makki.

"Hal itu guna meningkatkan keimanan," ucapnya.

Sebelumnya Fahmi menjelaskan, penyelesain secara kekeluargaan tersebut demi mewujudkan restorative justice, terkait dengan kasus-kasus seperti itu. 

"Bahwa kejadian pencopetan di Pasar Mandiraja sudah diselesaikan dengan metode mediasi secara kekeluargaan, guna menerapkan konsep restorative justice sistem untuk mewujudkan asas kepastian, keadilan, dan kemanfaatan hukum bagi kedua belah pihak," jelasnya.

Sebagai informasi, restorative justice atau keadilan restoratif adalah suatu pendekatan yang bertujuan mengurangi kejahatan, yakni dengan mempertemukan antara pihak korban dengan pelaku kejahatan untuk bermusyawarah mengenai hal yang harus dilakukan oleh pelaku sebagai pengganti kerugian yang ditimbulkan atas kejahatannya, seperti pemberian ganti rugi kepada korban, permintaan maaf atau tindakan-tindakan pencegahan agar perbuatan/kejahatan serupa tidak terulang lagi. (*Red.)

Editor: Togab BB

________________________________
Artikel ini telah ditayangkan OKEZONE.com, dengan judul: "Kasus Berakhir Damai, Nenek Pencopet di Banjarnegara Diberi Pekerjaan dan Bantuan"