Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Stok darah menipis karena pandemi, PMI Kab Tangerang bersama Ormas LMPI dan PP Gelar Donor Darah

   

   

_________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, TANGERANG – Persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) menurun drastis sejak pandemi Covid-19. Hal ini terutama disebabkan berkurangnya sukarelawan untuk mendonorkan darahnya, karena khawatir terpapar Covid-19.

Sekertaris PMI Kabupaten Tangerang Budi mengungkapkan, pada awal pandemi, PMI kekurangan darah. Menurutnya, banyak pendonor darah yang merasa was-was. Bahkan, keperluan darah yang dapat terpenuhi hanya 9 persen dari total kebutuhan.

Budi mengatakan, meski pandemi, kebutuhan akan donor darah tetap dibutuhkan. Karena itu, ia menimbau masyarakat agar tidak khawatir mendonorkan darahnya, karena proses donor darah dilakukan berdasarkan protokol kesehatan secara ketat.

Budi menjelaskan, bahwa PMI telah menyiapkan protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penularan Covid-19 saat proses donor darah, sehingga memberikan rasa aman bagi pendonor.


“Petugas menggunakan APD lengkap sesuai standar, kita meminta juga untuk menggunakan masker, mengecek suhu, mencuci tangan, dan pembatasan antrean, dan kita minta untuk mengisi formulir khusus tentang Covid-19 dengan jujur,” jelas Budi dalam wawancara, hari ini Kamis, (18/2/2021).

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan rasa syukurnya karena ada beberapa Ormas yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang mendukung penuh acara giat Donor darah tersebut.


"Alhamdulillah, dari beberapa Ormas yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang mendukung secara penuh acara giat Donor darah hari ini, seperti Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI), Pemuda Pancasila (PP), dan Ormas Badak Putih," ucap Budi.

Pandemi Covid-19, sambung Budi, bukan alasan bagi para pendonor sehat untuk tidak mendonorkan darahnya. Karena proses donor darah dilakukan dengan protokol kesehatan ketat yang sudah disiapkan.

"Selain itu, Kami juga sudah tersertifikasi BPOM, dan darah yang diberikan sudah melalui prosedur yang sesuai dengan pemerintah dan aman untuk diberikan pada yang membutuhkan. Untuk penderita OTG (orang tanpa gejala Covid-19) itu tidak akan diambil oleh petugas PMI," imbuhnya. (R. Noer)

Editor: Togab BB
_________________________
Baca juga: