Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

WAH, GAWAT! Antrean Pencairan Bansos Tunai di Desa Kaliasin Kecamatan Sukamulya Abaikan Prokes



       ____________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, TANGERANG - Antrean panjang terjadi saat warga ajukan pencairan Bantuan Sosial Tunai tahap I di tahun 2021, sebesar Rp 300.000, yang bertempat di lingkungan Sekolah Dasar Negri (SDN) Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada hari Selasa (23/2/2021) pagi.

Pantauan di lokasi tampak ratusan warga mengantre dengan mengabaikan protokol kesehatan. Bahkan ada warga yang membawa serta anaknya yang masih di bawah umur tanpa mengenakan masker.

Beberapa kali terdengar arahan dari petugas Babinsa setempat agar warga menggunakan masker dan mengatur jarak antrean minimal satu meter. Namun sayangnya warga yang mengantre itu tidak menggubris arahan dari para petugas Babinsa tersebut.

Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan, warga yang mengantri yang jumlahnya lebih kurang 800 KK itu adalah warga Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya.

"Setelah melihat berdesakan seperti ini saya ngantrinya belakangan aja nunggu sepi. Saya takut melihat antrian panjang seperti ini, apa lagi tidak ada jarak sama sekali. Sesama warga bisa-bisa akan menimbulkan klaster baru Covid-19," ucapnya.


Lebih lanjut warga yang merupakan salah seorang peserta yang ikut mengajukan pencairan Bantuan Sosial Tunai tahap I tersebut mengungkapkan keluhannya mengenai antrean yang mengabaikan protokol kesehatan itu, Menurut dia, semestinya hal tersebut bisa diantisipasi oleh pihak terkait yang berwenang.

"Sekarang ini kan di setiap Desa sudah ada Posko-Posko PPKM dan itu selalu dipantau dari petugas Babinsa dan Binamas setempat, mengapa tidak diterapkan?" tandasnya.

Sementara itu, wartawan telah berupaya mengkonfirmasi Kepala Desa Kaliasin selaku pejabat pemerintahan setempat, namun hingga berita ini diturunkan Kepala Desa yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan atau balasan. (R.Noer)

Editor: Togab BB
__________________________
Baca juga: