Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Lindungi Data Pribadi Anda! Hindari Unggah Sertifikat Vaksin Covid-19 di Medsos atau Mengedarkannya


____________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA - Program vaksinasi nasional sudah mulai dilakukan di Indonesia, tepatnya sejak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19, pada 13 Januari 2021 lalu.

Hingga kini beberapa kalangan masyarakat sudah menerima penyuntikan vaksin Covid-19 tersebut, seperti halnya, pekerja media, tenaga pengajar hingga para lansia.

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah tentang potensi adanya penyebaran data pribadi.

Baca juga:

Karena itu, para penerima vaksin COVID-19 yang sudah dapatkan sertifikat bukti telah divaksin diimbau untuk tidak mengunggahnya ke media sosial (medsos) atau mengedarkannya.

"Hal ini terkait dengan data pribadi yang tercantum di dalam sertifikat bukti telah vaksin tersebut dalam bentuk QR Code yang dapat dipindai," tulis Satuan Tugas Penangan Covid-19 di laman resminya covid19.go.id, dikutip Minggu (21/3/2021).

Masih dari sumber yang sama, Pemerintah mengimbau untuk menggunakan sertifikat tersebut hanya sesuai dengan kebutuhan.

"Karena tersebarnya data pribadi dapat membawa risiko atau bahaya bagi kita," jelasnya. (*Red)

Editor: Togab BB