Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Hujan Deras Warnai Acara Konferenai Pers Partai Demokrat Kubu Moeldoko di Hambalang


__________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, BOGOR - Partai Demokrat versi Kongres Luas Biasa (KLB) Deli Serdang yang diketuai Jenderal (Purn.) Moeldoko menggelar konferensi pers di area Wisma Atlet atau Sport Centre Hambalang, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). 

Area tempat acara konferensi pers itu tampak diselimuti awan mendung hitam disusul angin kencang dan hujan yang cukup deras. 

Ketua Dewan Kohormatan Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang, Max Sopacua membeberkan alasan digelarnya konferensi pers di area Wisma Atlet Hambalang itu. 

Menurut Max, alasan kawasan Hambalang dipilih sebagai lokasi konferensi pers adalah untuk mengenang kembali detik-detik runtuhnya elektabilitas Partai Demokrat akibat kasus korupsi pembangunan Sport Center yang mangkrak itu.

"Kenapa kita buat di sini? Subtansinya apa? Tempat inilah, proyek inilah yang merontokkan elektabilitas Partai Demokrat ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi," ucap Max kepada wartawan, Kamis (25/3/2021).

Lebih lanjut, Max memaparkan statistik penurunan elektabilitas Partai Demokrat sebagai dampak dari kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang.

"Kenapa kami bikin konpers (konferensi pers, red) di Hambalang? Hujan kok, naik turun akan susah, tapi kami nekat karena kami tahu ini adalah bagian integral dari sejarah yang menentukan bagaimana Partai Demokrat itu. Mulai pelan-pelan turun dari 20,4 persen menjadi 10,2 persen dan 7,3 persen," ucap Max.

Senada dengan Max, salah satu penggagas KLB Deli Serdang, Darmizal juga mengatakan acara digelar di Hambalang yang disebutnya sebagai tempat paling bersejarah dan penuh paradoks. Ia menyindir kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader Partai Demokrat ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Presiden.

Darmizal mensinyalir masih ada beberapa orang yang terlibat dalam kasus korupsi Hambalang yang belum tersentuh hukum.

"Harus semuanya mendapatkan keadilan, karena keadilan itu adalah hak mutlak bagi kita semua," tegas Damrizal.

Menyoal kasus korupsi Hambalang tersebut, pada prinsipnya Partai Demokrat kubu Moeldoko berharap kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggali kembali kasus korupsi yang telah merugikan keuangan Negara hingga triliunan rupiah, serta  mengungkap orang-orang yang masih bebas berkeliaran yang juga turut menikmati hasil korupsi dari proyek Wisma Atlet Hambalang itu(Bams/Red.)