Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Terungkap Modus Oknum RT Potong Dana Bansos Tunai di Jakarta

 

 
Ilustrasi: Bantuan Sosial Tunai 
________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA - Pemotongan ilegal Bantuan Sosial Tunai (BST) di Jakarta terungkap. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah memberikan sanksi pada oknum RT yang menyunat Bansos (Tunai,red) Corona.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, Premi Lasari menerangkan, kasus ini terbongkar ketika ada warga yang mengadu terkait pemotongan Bansos Tunai. Pihak Pemprov DKI kemudian memerintahkan Lurah untuk pengecekan di lapangan.

"Lurah melakukan pembinaan kepada.. memang terbukti melakukan itu dan diberikan sanksi sesuai pergub 171 Tahun 2016. Waktu itu sih warga memberikan (aduan), orangnya mengakui sih Pak RT-nya," ujar Premi di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari detik.com, Sabtu (27/3/2021).

Premi pun mengungkap modus oknum (Pengurus, red) RT yang melakukan pemotongan dana Bansos Tunai tersebut. Dia menyebut oknum RT memotong buat ongkos jalan.

"Waktu itu warga memberikan orangnya mengakui. Cuman untuk ongkos jalan," ujar Premi.

Lebih lanjut Premi mengatakan, bahwa oknum RT tersebut mengakui dan sudah dikenakan sanksi.

"Saya hanya yang memproses yang ada pengaduan waktu itu. Sampai ke kami. Sudah saya sampaikan dia mengaku, sudah dikenakan sanksi," paparnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra di DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani menerima laporan warga yang mengeluhkan pemotongan Bantuan Sosial Tunai. 

Rani menyatakan temuannya ini tersebar di sejumlah wilayah Ibu Kota, namun dia tidak merinci warga dari wilayah Kelurahan mana saja yang mengeluhkan BST tersebut.

Baca juga:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan memberi sanksi berat terhadap oknum yang terbukti memotong BST. Riza meminta warga melapor apabila terjadi penyimpangan di lapangan. Sejauh ini, dia meyakini hal seperti ini tidak akan terjadi.

"Silakan buktikan kalau ada yang disampaikan (BST, red) DKI dipotong. Silakan protes, kalau ada aparat kami motong di Bank DKI, kita akan beri sanksi yang berat," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, beberapa hari yang lalu. (detik.com/NPO)

Editor: Togab BB