Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Upah Pekerja Subkon Kebersihan Kecamatan Balaraja Diduga Dikebiri, Tanpa Penjelasan!

_________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, TANGERANG -  Pemberian atau pembayaran upah para pekerja subkon (sub kontrak) kebersihan Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dikeluhkan para pekerja subkon (kebersihan). Pasalnya, tidak ada tranparansi atau kejelasan dari pihak Kecamatan Balaraja, terkait pemotongan upah para pekerja.

Hal ini diungkapkan oleh sumber, yakni salah satu pekerja subkon kebersihan Kecamatan Balaraja kepada awak media, Sabtu (20/3/2021).

Menurut sumber tersebut, sebut saja namanya Anto (samaran,red), selama ini sistem pengupahan pada instansi tempat dia bekerja mengunakan ATM, awalnya ATM dan Bank dipegang masing-masing para pekerja.

"Namun sekarang ATM dan Buku Bank sudah tidak lagi dipegang para pekerja," kata Anto.

Lebih lanjut Anto menuturkan, bahwa belakangan ini setiap tanggal penggajian (pembayaran upah), bukan  para pekerja yang mengambil uang di ATM, melainkan pihak UPT Kecamatan Balaraja yang mengambilnya.

"Kami hanya langsung tanda tangan dan menerima Amplop (tanpa ada penjelasan besaran upah yang diterima, red)," ujarnya.

Dalam penerimaan gaji (upah), sambung Anto, para pekerja terkadang menerima Rp 900 rb hingga Rp 1 jt perbulan nya.


"Namun kami merasa penasaran, pada satu kesempatan kami melakukan print out, ternyata yang tertera pada print out upah sebesar Rp 1.5 jt. Lantas kemana sisa uang kami...?" ucap Anto sembari menengadahkan tangannya.

Baca juga:


Anto menjelaskan, bahwa sebelumnya jumlah pekerja ada 18 orang, namun belakangan ini hanya tersisa 15 orang.

"yang 3 orang lagi sudah dikeluarkan, tetapi gaji dari ke tiga orang  tersebut masih berjalan," jelas Anto.

Saat awak media meminta Anto untuk menyebutkan nama para pekerja subkon kebersihan yang sudah dikeluarkan itu, Anto enggan menyebutkan, dengan alasan keamanan dan kenyaman.

Kendati demikian, Anto berharap kepada pihak Kecamatan Balaraja agar berkenan memberikan kejelasan mengenai upah para pekerja kebersihan yang sebenarnya.

"Apabila ada pemotongan upah, ya harus dijelaskan pula," pungkasnya.

Terkait permasalahan tersebut, awak media sudah mengkonfirmasi dan menanyakan Dewi selaku Kasubag Umum kebersihan kecamatan Balaraja melalui pesan WhatsApp 

"Bang punten sy lg diklat pim," balas Dewi singkat melalui pesan WhatsAppnya, Jumat (26/3/2021).

Hingga berita ini diturunkan pihak Kecamatan Balaraja belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait permasalahan yang dikeluhkan pekerja subkon kebersihan tersebut . (R.Noer/Red.)

Editor: Togab BB