Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Jenderal Pol Listyo Sigit Ungkap Penyerangan Anggota Polisi di Mabes Polri

_______________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA - Pelaku penyerangan terhadap anggota Polisi di Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) sore sekitar jam 16.30 WIB, akhirnya terungkap.

Selang empat jam setelah penyerangan tersebut, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menggelar Konferensi Pers.

Dalam Konferensi Pers tersebut Sigit mengungkap identitas pelaku penyerangan.

"Yang bersangkutan bernama ZA umur 25 tahun, alamat di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur," kata Sigit saat Konferensi Pers, Rabu (31/3/2021).

Hasil profiling diketahui bahwa ZA simpatisan ISIS. Namun, ZA melakukan aksi penyerangan seorang diri.

"Hasil profiling terhadap yang bersangkutan, maka yang bersangkutan adalah tersangka pelaku lone wolf, berideologi radikal ISIS," ucap Sigit. 

Hal tersebut diketahui dari postingannya di media sosial (medsos).

Sigit mengungkapkan, ZA atau Zakia Aini berjalan masuk dari pintu belakang. Dia kemudian melepaskan 6 tembakan.

"Yang bersangkutan kembali dan melakukan penyerangan terhadap anggota yang ada di Pos jaga dengan melakukan penembakan sebanyak 6 kali. 2 kali tembakan kepada anggota di dalam pos, 2 kali yang ada di luar, dan menembak lagi kepada anggota yang ada di belakangnya," jelas Sigit.

Atas serangan tersebut, sambung Sigit, aparat langsung melakukan tindakan tegas terukur.

Mantan Kabareskrim itu mengatakan, ZA meninggalkan surat wasiat sebelum beraksi. Sigit mengatakan, surat wasiat tersebut ditujukan untuk orang tua dan keluarga pelaku. Surat tersebut dipersiapkan sebelum pelaku beraksi.

“Kita temukan juga di rumahnya surat wasiat,” kata Siigit.

Baca juga:

Sigit menyebut, pelaku juga sempat menyampaikan kalimat perpisahan di grup chat keluarganya. Tidak menyangka bahwa kalimat itu merupakan niatan menyerang Mabes Polri.

“Ada kata-kata di WhatsApp grup keluarga yang bersangkutan akan pamit,” ujarnya.

Selain meninggalkan wasiat, sambung Sigit, ZA sempat memposting yang berkaitan dengan ISIS di akun media sosialnya.

Lebih lanjut Sigit mengungkapkan, bahwa ZA juga memposting gambar bendera ISIS di akun Instagramnya. Di dalamnya, terdapat pesan tentang jihad.

"Yang bersangkutan memiliki Instagram yang baru dibuat atau diposting 21 jam lalu di mana di dalamnya ada bendera ISIS tulisan masalah bagaimana perjuangan jihad," sebut Sigitt.

Sigit juga menyebut bahwa ZA merupakan mantan mahasiswa. Pelaku drop out di semester lima.

"Tersangka ini mantan mahasiswa di salah satu kampus dan drop out pada saat di semester 5," imbuhnya.

Terkait aksi penyerangan anggota Polisi di Mabes Polri tersebut, sebelumnya beredar video di Media sosial 

Dari video tersebut, ada seorang berjubah hitam seperti memakai kerudung berdiri di Posko Mabes Polri. Terlihat, seseorang ini membawa senjata seperti senjata api yang sempat diletuskan ke arah kiri. Diduga, ia sedang baku tembak dengan aparat kepolisian..

Akhirnya, seorang berbaju hitam itu langsung tergeletak, diduga terkena tembakan dari aparat kepolisian. Kemudian, terlihat ada benda seperti senjata api yang berada disebelahnya. (Bisman/Red.)

Editor: Togab BB