Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Jenderal Andika Pratama Resmikan Smart Instalasi Tahanan Militer Milik TNI AD

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Resmikan Smart Instalasi Tahanan Militer di Mapomdam Jaya, Jakarta Selatan. (MBR/NPO)


_______________________________________________________________
Instalasi tahanan militer ini disebut 'Smart' lantaran seluruh fasilitasnya berbasis Information Communication Technologies (ICT). Selain itu, peralatan yang ada juga sudah diintegrasikan sedemikian rupa dengan artificial intelligence (AI).
_______________________________________________________________


NusantaraPostOnline.com, JAKARTA –- Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa meresmikan Smart Instalasi Tahanan Militer pertama milik TNI AD di Pusat Polisi Militer Kodam Jaya atau Mapomdam Jaya, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/4/2021).

Instalasi tahanan militer yang berdiri di atas tanah seluas 1.500 meter persegi ini berbasis Information, Communication, Technology (ICT) dan dapat menampung sekitar 83 orang binaan. 

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh KSAD yang didampingi oleh Komandan Puspomad Letjen TNI Chandra Warsenanto Sukotjo, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

“Hari ini merupakan kebanggaan bagi kami, karena untuk pertama kalinya TNI AD memiliki Smart Instalasi tahanan militer,” ujar Andika di lokasi, Selasa (20/4/2021).

Menurut Jenderal Andika, instalasi tahanan militer yang dibangun dengan anggaran Rp100 miliar ini disebut 'Smart' lantaran seluruh fasilitasnya berbasis Information Communication Technologies (ICT). Selain itu, peralatan yang ada juga sudah diintegrasikan sedemikian rupa dengan artificial intelligence (AI), sehingga sangat aman dan sangat terkendali.

“Semuanya sudah bisa diprogram, tidak lagi manual, pengunciannya kemudian menyalakan lampu dan sebagainya. Semuanya sudah diprogram dengan elektronik, sehingga bisa otomatis,” kata Jenderal Berbintang Empat ini.

Mantan Pangkostrad itu mengatakan, keberadaan tahanan militer berbasis teknologi canggih ini menjadi kebanggaan bagi institusi TNI.

Selain itu lanjutnya, tahanan ini juga dapat mencegah potensi pelanggaran yang ada di tahanan.

"Tidak mungkin lagi ada bullying di dalam karena segala bentuk gerakan ada analisisnya, dan analisisnya dilakukan lakukan oleh artificial intelligence, jadi sudah otomatis," ucap Jenderal Andika.

"Tetapi juga lebih penting, instalasi tahanan ini lebih manusiawi,” imbuhnya.

Baca juga:

Jenderal Andika menitipkan instalasi tahanan militer ini kepada jajaran Kodam Jaya, agar bisa dimanfaatkan dengan semaksimal. Menurutnya, sebagai program pertama yang dimiliki, maka Jakarta menjadi barometer.

“Saya titip kepada pejabat Kodam Militer untuk benar-benar memanfaatkan kelebihan instalasi tahanan militer ini. Karena memang inilah yang seharusnya kita miliki, tadinya kan tidak manusiawi,” tuturnya.

Untuk diketahui, instalasi tahanan militer Pomdam Jaya/Jayakarta yang baru diresmikan ini tidak ada kaitannya dengan tahanan titipan KPK.(MBR/NPO)

Editor: Togab BB