Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Merasa Dirugikan, Nasabah Asuransi Prudential Perjuangkan Haknya Lewat Jalur Hukum



________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA - Belum lama ini nasabah Prudential Indonesia ramai-ramai mengaku mengalami kerugian investasi hingga 100%. Bukan hanya kerugian, nasabah juga menuding adanya dokumen yang dipalsukan serta tidak mendapatkan penjelasan secara rinci untuk produk investasinya di perusahaan asuransi tersebut.

Nasabah asuransi Prudential yang merasa dirugikan berusaha menuntut haknya sebagai nasabah, dengan mendatangi Lembaga Bantuan Hukum Sahabat Polisi Indonesia (LBH SPI) di Jakarta untuk mendampngi dalam meperjuangkan haknya.

Maria Trihartati, seorang ibu rumah tangga asal Bandar Lampung mengatakan prosesnya memang masih mengumpulkan data nasabah yang merasa menjadi korban asuransi Prudential.

Setelah data terkumpul, baru kemudian akan dibuat surat kuasa oleh LBH terkait kelanjutan untuk proses berikutnya.

Melalui sosial media, salah satunya Facebook, diumumkan siapa saja yang merasa menjadi korban dan ikut membuat laporan.

Pekan lalu, dirinya dan beberapa nasabah asuransi lainnya mendatangi Lembaga Bantuan Hukum Sahabat Polisi Indonesia (LBH SPI) di Jakarta.

"Ada 20-an orang (yang mengumpulkan data), untuk nanti cepat dibuatkan surat kuasa," katanya, Senin (12/4/2021), seperti dilansir CNBCIndonesia.com.

Dia mengaku bahwa data yang dikumpulkan akan terus bertambah. Setelah itu, dia menyerahkan seluruhnya kepada LBH yang diharapkan bisa membantunya dalam menyelesaikan proses ini.

"Jelas sudah serius (membawa ke ranah hukum). Saya cuma orang awam, mau ke ranah hukum dengan cara apapun baik somasi atau lainnya, pokoknya uang saya kembali," tegasnya.

Maria Trihartati merupakan nasabah Prudential yang sudah bergabung selama 6,5 tahun, dan dikatakannya bahwa asuransi yang dibelinya tak memberikan hasil yang sesuai.

"Premi per bulan Rp350 ribu, uang sudah masuk sekitar Rp 27 juta, kembali Rp9,2 juta," katanya lagi.

Sebelumnya, salah satu nasabah asuransi unitlink Prudential, Andrew Rafaella, mengeluhkan perihal kerugian yang dia alami. Andrew mengaku tidak mendapatkan penjelasan secara rinci untuk produk investasinya di perusahaan asuransi.

"Penjelasan agen cuma yang muluk-muluk. Manfaat seperti apa. Dia [agen] bilang ini 10 tahun uang kembali. Kebetulan kita pernah punya polis dan sudah dirasakan manfaatnya. Itu yang bikin kita tertarik. Tapi ternyata banyak masalah," katanya.

Baca juga:

Sementara itu, PT Prudential Indonesia menyatakan saat ini proses investigasi terhadap perusahaan sedang berlangsung. Ini untuk menindaklanjuti adanya laporan dari nasabah yang mengalami kerugian investasi.

Tak hanya kerugian, nasabah juga menyebut adanya dokumen yang dipalsukan, serta tidak mendapatkan penjelasan secara rinci untuk produk investasinya di perusahaan asuransi tersebut.

Chief Marketing & Communications Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali menjelaskan, proses hukum sedang berlangsung dan ditangani oleh pihak berwajib.

Menurutnya, Prudential Indonesia menghargai sepenuhnya proses investigasi yang sedang berjalan dan berkomitmen untuk selalu kooperatif terhadap proses tersebut. Hal ini sesuai dengan peraturan dan prosedur hukum yang berlaku. (CNBCIndonesia/NPO)

Editor: Togab BB