Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Universitas Painan Banten teindikasi 'Palsu' alias abal-abal, Kemendikbudristek: Jangan kuliah di sana!

 

 
Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Foto:DBG)

_________________________________________________________________

NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memilih Perguruan Tinggi (PT) setelah lulus SMA menyusul ditemukan satu perguruan tinggi swasta di wilayah Serang, Banten, yang dinyatakan palsu alias abal-abal, yakni Universitas Painan.

Dilansir dari Suara.com, Ahli Madya Biro Hukum Kemendikbud Ristek Polaris Siregar mengungkapkan, Universitas Painan, Serang, Banten ini telah memalsukan 5 Surat Keputusan Mendikbud Ristek mengenai izin pendirian perguruan tinggi.

"Untungnya adalah perguruan tinggi (Universitas Painan) ini belum merekrut mahasiswa. Ini menguntungkan, artinya belum ada yang dirugikan. Jangan sampai ada yang kuliah di sana dan mengeluarkan sejumlah biaya," kata Polaris dalam jumpa pers virtual, Kamis (29/4/2021).

Polaris menjelaskan, legalitas perguruan tinggi sudah tercantum dalam Pangkalan Data Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Ristek, yang bisa dicek masyarakat secara mudah melalui online.

"Mohon kesediaan publik atau mahasiswa mencari tahu PT yang terdaftar di Ditjen Dikti termasuk PTS (Perguruan Tinggi Swasta, red). Termasuk PT yang diselenggarakan di luar Kemendikbud Ristek maupun PT yang diselenggarakan di bawah Kemenag. Kami menganjurkan masyarakat mau mengakses dan tidak sulit mengaksesnya," ucapnya.

Pada kasus ini, Kemendikbud Ristek menemukan ada lima SK yang dipalsukan terkait pendirian perguruan tinggi oleh Universitas Painan.

Pertama, SK Mendikbud Ristek mengenai izin perubahan nama dan lokasi salah satu PTS yang berlokasi di Jawa Timur ke Banten.

Kedua, SK Mendikbud Ristek mengenai izin pembukaan prodi Akuntansi (Sarjana).

Ketiga, SK Mendikbud Ristek mengenai izin pembukaan prodi kenotariatan (Magister) pada salah satu PTS di Banten.

Keempat, SK Mendikbud Ristek mengenai izin prodi Ilmu Hukum (Doktor).

Kelima, SK Mendikbud Ristek mengenai izin penggabungan dua sekolah tinggi menjadi Universitas di Banten.

Universitas Painan dinilai telah melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Baca juga:

Untuk diketahui, dalam Pasal 60 ayat (2) Undang-undang ini dinyatakan bahwa PTS adalah lembaga pendidikan yang didirikan oleh masyarakat dengan membentuk badan penyelenggara berbadan hukum yang berprinsip nirlaba dan wajib memperoleh izin dari Mendikbud.

Dalam kasus ini, Ditjen Dikti menggandeng Polda Metro Jaya untuk segera dilakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus adanya 5 SK Mendikbud Ristek palsu tersebut. []

Sumber: Suara.com
Editor: Togab BB
________________________________________
Artikel ini telah ditayangkan media online Suara.com, dengan judul: "Universitas Painan Banten Palsu, Kemendikbudristek: Jangan Kuliah di Sana"