Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Enam tahun tidak temui anak-anaknya di kampung halaman, seorang wanita pengendara motor mohon kepada petugas untuk diizinkan mudik


Video: seorang wanita pengendara motor mohon kepada petugas untuk diizinkan mudik. (instagram.com/@bekasi_media)
_________________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Petugas gabungan melakukan penyekatan larangan mudik di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi- Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (11/5/2021) malam.

Selanjutnya, seluruh pengendara dari arah Jakarta yang terindikasi akan mudik diperintahkan petugas gabungan untuk putar balik kembali ke arah Jakarta.

Dalam tayangan video yang diunggah akun bekasi_media di laman Instagram tampak seorang pemudik wanita yang mengendarai sepeda motor diberi pengarahan oleh  petugas yang berjaga. Namun ia bersikeras untuk bisa pulang ke kampung halamannya.

Seraya memohon kepada petugas, pemudik wanita tersebut mengaku sudah 6 tahun tidak pulang dan ingin bertemu dengan anak-anaknya.

"Enam tahun saya di Taiwan gak pernah ngumpul sama anak-anak. Jadi saya mohon, saya sehat, gak mungkin saya menularkan penyakit," ujarnya kepada petugas Polwan yang berjaga di Pos penyekatan Kedungwaringin Bekasi, Selasa (11/5/2021) malam.

Masih dari sumber yang sama disebutkan pada Selasa malam kemarin tiga orang pemudik diamankan oleh petugas di Posko penyekatan Kedungwaringin Bekasi lantaran diduga menjadi provokator keoada petugas yang sedang berjaga.

Sementara itu, sehari sebelumnya, ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor berhasil menjebol barikade penyekatan di Kedungwaringin, Bekasi, pada Minggu (9/05/2021) malam.

Saat itu jumlah sepeda motor yang membeludak membuat kemacetan parah. Bahkan, sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arus untuk melewati pos penyekatan yang dijaga oleh petugas gabungan.


Petugas yang berjaga sempat kewalahan dengan berjubelnya para pemudik yang memadati dua jalur di pis penyekatan.

Petugas berusaha keras menghalau para pemudik, para pemudik terus memaksa untuk melintasi pos penyekatan tersebut.

Para pemudik diminta oleh petugas gabungan untuk putar balik, tetapi para pemudik menolak, Akibatnya, terjadi macet total sepanjang 5 kilometer.

Khawatir situasi semakin parah dan terjadi hal yang tak diinginkan, petugas membuka barikade penyekatan tersebut.

"Guna mengurai kemacetan, kami membuka pos penyekatan,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, seperti dikutip dari Warta Kota, Senin (10/5/2021).

Tak berlangsung lama, para pemudik pun langsung tancap gas melewati baeikade penyekatan yang telah dibuka petugas tersebut.

Seperti diketahui, aturan penyekatan larangan mudik ini diberlakukan secara ketat semata-mata untuk mencegah peningkatan Virus Corona (COVID-19) di masyarakat. (*Red.)

Editor: Togab BB