Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Buntut Kasus Alat Antigen Bekas di Kualanamu, Erick Tohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika

 

 

Menteri BUMN Erick Tohir.
______________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Janji Menteri Badan Usaha Milik Negara(BUMN) Erick Thohir untuk turun langsung dalam menangani kasus alat antigen bekas yang terjadi di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada April 2021 lalu, dibuktikan dengan keluarnya surat pemecatan pada seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD).

Erick menegaskan, hal yang terjadi si Bandara Kualanamu merupakan persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius.

"Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata dia, seperti dilansir dari AntaraNews.com, Minggu (16/5/2021).

Erick menyebutkan bahwa seluruh BUMN terikat pada kesepakatan bersama untuk bertindak profesional sesuai dengan core value yang dicanangkan, yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Kasus Kualanamu dinilai bertentangan dengan core value tersebut.

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," kata Erick.

Erick juga menyebutkan, bahwa ada kelemahan secara sistem yang membuat kasus antigen bekas dapat terjadi. Hal ini berdampak luas bagi kepercayaan masyarakat.

Baca juga:
'
Menurut Erick, sebagai perusahaan layanan kesehatan rasa kepercayaan yang diperoleh dari kualitas pelayanan menjadi hal yang tak bisa ditawar.

"Akumulasi dari seluruh hal tersebut membuat kami berkewajiban untuk mengambil langkah ini. Ini bukan langkah untuk menghukum, tapi langkah untuk menegakkan dan memastikan bahwa seluruh BUMN punya komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat," ujar Erick.

Saat ini, auditor independen sedang bekerja juga untuk memeriksa semua lab yang ada di bawah Kimia Farma.  (Red.)

Editor: Togab BB