Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Khusus Bagi Pelaku UMKM, Begini Cara Cek Dan Daftar Penerima BPUM Atau Banpres 2021 Sebesar Rp1,2 Juta


Iustrasi Uang. (Tangkapan layar instagram.com/@bank_indonesia)
 _____________________________________________________________________

NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Pemerintah kembali mencairkan Bantuan Produktif Usaha Mikro atau BPUM sebesar Rp1,2 juta kepada 12,8 juta pelaku UMKM pada tahun 2021.  Hal ini dilakukan Pemerintah untuk membantu pelaku UMKM yang terpengaruh pandemi Covid-19, sehingga usaha masyarakat diharapkan bisa bertahan dan bangkit kembali.

Anggaran yang disiapkan oleh pemerintah untuk program Bansos (Bantuan Sosial) Tunai bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tersebut mencapai Rp15,36 triliun.


Cara mengecek penerima BPUM 2021

Bagi para pelaku UMKM yang sudah terdaftar sebagai penerima BPUM 2021 bisa mengeceknya secara langsung melalui dua link resmi, yakni eform.bri.co.id/bpum untuk BRI dan banpresbpum.id untuk BNI. 

Berikut cara cek penerima BPUM (BLT UMKM) di dua link resmi tersebut.

1. Cara mengecek penerima dana BPUM Bank BRI atau melalui link
eform.bri.co.id/bpum :

Kunjungi laman eform.bri.co.id/bpum

Masukkan nomor KTP dan kode verifikasi

Kemudian, klik 'Proses Inquiry'.


Nantinya akan ditampilkan keterangan apakah nomor KTP yang diinput terdaftar sebagai penerima BPUM atau tidak.

Jika bukan penerima BPUM, maka pada laman link tersebut akan ditampilkan keterangan: "Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM"

2. Cara mengecek penerima dana BPUM 2021 di Bank BNI atau melalui link banpresbpum.id:

• Masuk ke laman banpresbpum.id 

• Isi nomor KTP

• Pilih 'Cari'




Selanjutnya akan muncul pemberitahuan Anda termasuk penerima BPUM atau tidak.


Cara mendaftar sebagai penerima dana BPUM 2921

Apabila Anda merupakan pelaku UMKM yang belum terdaftar sebagai penerima dana BPUM 2021, Anda masih bisa mendaftar sebagai calon penerima BLT UMKM tersebut.

Pemerintah telah menetapkan syarat dan cara bagi pelaku UMKM yang ingin mendaftar sebagai calon penerima dana BPUM 2021. 

Dikutip dari akun resmi Kementerian Koperasi dan UKM, berikut syarat mendaftar BPUM 2021: 

• Warga Negara Indonesia (WNI)

• Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik

• Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan.

• Bukan ASN, anggota TNI/Polri, serta pegawai BUMN/BUMD

• Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR (Kredit Usaha Rakyat)

• Bagi pelaku UMKM yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Setelah memenuhi syarat, pelaku UMKM harus mengisi/menyerahkan data sebagai berikut: 

NIK sesuai KTP Elektronik

Nomor Kartu Keluarga (KK)

Nama lengkap

Jenis kelamin

Tanggal lahir

Alamat (KTP dan usaha)

Bidang Usaha

Nomor telepon

Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB).


Cara mengakses program BPUM 2021

Adapun cara mengakses program BPUM 2021 bagi pelaku UMKM atau calon penerima BPUM yang belum terdaftar wajib diusulkan oleh Dinas/Badan yang membidangi Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah tingkat Kabupaten/Kota. 

Agar bisa diusulkan oleh Dinas/Badan terkait yang berwenang, pelaku UMKM bisa mendaftarkan usahanya ke instansi Dinas/Badan tersebut secara offline maupun secara online, agar selanjutnya bisa didata untuk mendapatkan BPUM 2021. 

Secara online, pendaftaran dilalukan dengan mengajukan langsung ke Dinas/Badan yang membidangi Koperasi dan UKM setempat di tingkat kabupaten/kota, yakni melalui link atau laman masing-masing Dinas/Badan terkait tersebut.

Hingga saat ini, diketahui beberapa pemerintah daerah (Pemda) telah memberlakukan pendataan BPUM secara online.  Namun, Pemda lainnya masih mewajibkan pelaku usaha untuk datang langsung untuk menyerahkan berkas guna keperluan pendaftaran usahanya tersebut.

Setelah memenuhi syarat, selanjutnya pelaku UMKM wajib mengisi/ menyerahkan data sebagai berikut: 

NIK sesuai KTP Elektronik

Nomor Kartu Keluarga (KK)

Nama lengkap

Jenis kelamin

Tanggal lahir

Alamat (KTP dan usaha)

Bidang Usaha

Nomor telepon.

Surat Keterangan Usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB). (*Red.)


Editor: Togab BB
_________________________________________________
Baca juga: