Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

SADIS! Seorang Wanita Guru SD di Lumban Lobu Sumut Tewas Mengenaskan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembunuhan


Lisbet Marta Lena Butarbutar semasa hidup
______________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, TOBA -- Lisbet Marta Lena Butarbutar, seorang guru SD di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba, Sumatera Utara ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, pada Senin (24/5/2021) pagi.

Informasi dihimpun, korban ditemukan dalam kondisi kepala berlumuran darah dan sejumlah luka tusuk di tubuhnya. Diduga, korban tewas dibunuh di rumahnya.

Jasad wanita berusia 48 tahun itu  baru diketahui ketika ditemukan oleh saudara korban sekitar pukul 08.00 WIB di rumahnya.

Awalnya, seorang petani yang merupakan saudara korban (berinisial MB) saat hendak menggiling padi di kilang miliknya yang tepat berada di seberang rumah korban melihat pintu rumah korban terbuka, namun lampu teras tidak dipadamkan.

Karena penasaran, kemudian MB menyuruh anaknya berinisial JB (16 thn) untuk mengecek rumah korban tersebut. Lalu JB pun langsung pergi mendatangi rumah korban.

Alangkah terkejutnya JB ketika melihat  korban tergeletak di lantai rumah tersebut dan bersimbah darah,

Sontak JB langsung memberitahukan apa yang disaksikannya itu kepada ayahnya (MB).

Mendapat informasi yang mengejutkan dari anaknya, MB langsung mengajak JB mendatangi rumah korban untuk memastikan apa yang baru saja disaksikan anaknya tersebut.

Setelah melihat saudaranya telah tewas tergeletak di lantai rumah dengan bersimbah darah, MB langsung menghubungi Kepala Desa setempat melalui sambungan telepon. Selanjutnya Kepala Desa menghubungi petugas Polisi Sektor (Polsek) setempat.

Polisi yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan jejak kaki yang berlumuran darah dari dalam rumah menuju ke arah luar rumah.

Atas peristiwa yang mengenaskan itu, salah seorang pengurus keluarga besar PARTOBUNA (Parsadaan Raja Toga Butarbutar dohot Boruna) mengungkapkan rasa dukanya yang mendalam, serta berharap kepada penegak hukum untuk segera menangkap dan menghukum pelaku sebagaimana mestinya.

"Kami berharap supaya pelaku segera ditangkap oleh aparat penegak hukum yang berwenang dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya selanjutnya si pelaku diganjar hukuman maksimal sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia," ujar Bisman Butarbutar, Ketua Partobuna Jakarta Barat. (NPO)

Editor: Togab BB 
___________________________________________________
Baca juga: