Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Cegah Praktik Pungutan Liar Pada Layanan Publik, Sekretariat Satgas Saber Pungli Himbau Masyarakat Lakukan Pembayaran Secara Non-Tunai



____________________________________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Pembayaran layanan publik pada sentra pelayanan masyarakat di pemerintahan provinsi, kota, kabupaten, lembaga, dan instansi, sebaiknya dilakukan secara non-tunai semisal melalui ATM atau anjungan tunai mandiri. Pembayaran layanan masyarakat secara non-tunai dapat mencegah terjadinya pungutan liar atau pungli.

Hal itu dinyatakan Kepala Sekretariat Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli (Satgas Saber Pungli), Brigadir Jenderal Pol. Bambang Pristiwanto, seusai meninjau pelayanan masyarakat pada kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap atau Samsat di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pekan lalu, seperti dilansir akun @saberpungli_ri di laman instagram.

Menurut Bambang, pembayaran layanan secara non-tunai melalui jaringan elektronik atau online juga mudah dan efisien.

Dalam peninjauan itu masih didapati masyarakat membayar layanan secara tunai.

“Tadi saya temukan masyarakat yang membayar tunai, karena memang belum semua orang dapat mengakses ATM atau membayar secara online. Masih ada yang membayar layanan secara tunai,” ujarnya.

Bambang menyarankan uang dari hasil pembayaran layanan masyarakat harus disetor pada hari itu juga dan jangan sampai bermalam.

Menurut pemantauannya, secara umum pelayanan pada kantor Samsat itu cukup bagus. Ia mencontohkan masyarakat yang memerlukan layanan datang sendiri membawa dokumen yang diperlukan dan mengurus sendiri.

“Itu yang saya lihat sendiri,” ungkapnya.

Pelayanan di kantor tersebut, sambung Bambang, cukup bagus, teratur, dan rapi. Ia mencontohkan dari satu loket ke loket berikutnya hingga dokumen selesai diproses dan diserahterimakan ke pemohon layanan.

"Alurnya jelas, teratur, dan rapi. Layanannya tidak membingungkan dan pemohon tidak perlu bolak-balik," terang Bambang.

Ia juga mengapresiasi sarana dan prasarana di kantor tersebut, seperti tersedianya ruang menyusui untuk ibu-ibu pemohon layanan, dan tempat bermain anak.

"Selain itu, juga tersedia mushola dan perpustakaan," pungkasnya. (TM Saber Pungli/MNO)

Editor: Togab Bb