Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Geger! Belasan Anggota DPR Terpapar COVID-19, Komisi I dan Komisi VIII Hentikan Seluruh Kegiatan Rapat


Gedung Nusantara II DPR RI.(Foto: Twitter/@WikiDPR)
_____________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Sekretariat Jenderal (Sekjen) DPR RI menyampaikan sejumlah rapat Komisi terpaksa ditiadakan lantaran beberapa  Anggota DPR RI positif terinfeksi Virus Corona (COVID-19).

Sekjen DPR RI Indra Iskandar menyebut hingga kini ada 11 Anggota DPR RI yang terdata terpapar COVID-19.

"Dari yang tercatat sampai hari ini untuk Anggota DPR ada 11 orang," ujar Indra. kepada wartawan di kompleks parlemen, seperti dilansir detik.com, Kamis (17/6/2021).

Lebih lanjut Indra mengungkapkan, sejauh ini selain 11 anggota DPR RI yang terpapar COVID-19, sejumlah tenaga ahli, Pengamanan Dalam (Pamdal), hingga ASN DPR RI juga positif COVID-19.

"Jadi saya nggak menggunakan istilah isu lockdown. Yang dilakukan beberapa komisi adalah penundaan rapat-rapat dikarenakan memang di samping ada anggotanya, ada juga ASN, ada juga cleaning service, ada juga pamdal yang reaktif-positif COVID. Jadi beberapa komisi melakukan beberapa penundaan. Dari keputusan pimpinan DPR tidak gunakan istilah lockdown, tapi penundaan-penundaan rapat," kata Indra.

Baca juga:

Untuk tenaga ahli yang tercatat, sambung Indra, belum semua dilaporkan ke kami, karena masih di-trace  oleh Satgas COVID-19.

"Tapi hari ini tenaga ahli ada 11 orang, untuk dari PPN terdiri dari pamdal dan kru TV Parlemen ada 7 orang, kemudian dari PNS ada 17 orang," imbuhnya.

Indra juga menyampaikan bahwa pihak DPR RI baru akan merapatkan terkait kondisi ini, Indra menyebut  akan ada keputusan terkait kondisi DPR RI ke depannya dalam menghadapi lonjakan kasus ini.

"Untuk rapat-rapat ke depan, hari ini masih ada rapat di Pansus (Panitia Khusus, redu), tapi rapat-rapat ke depan hari ini akan diputuskan pimpinan DPR di Bamus (Badan Musyawarah, red) akan ada pengetatan, salah satu wacana misal apakah nanti rapat ke depan akan dihadiri pimpinan alat kelengkapan Dewan. Selebihnya akan virtual itu nanti akan disampaikan, dan diminta sepakati fraksi-fraksi," ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya sejumlah anggota DPR RI hingga tenaga ahli di kompleks gedung MPR/DPR RI terpapar COVID-19. Saat ini sudah dua komisi di DPR yang memutuskan penghentian seluruh kegiatan di komisi masing-masing. Dua komisi itu adalah Komisi I dan Komisi VIII DPR RI. 

Pada Komisi VIII DPR RI, seorang pimpinan dan dua anggota komisi yang membidangi Agama dan Sosial itu dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona (COVID-19).

Dilansir dari CNN Indonesia, Ketua Komisi VIII DPR Ri Yandri Susanto mengungkapkan, pimpinan Komiso VIII yang positif COVID-19 tersebut adalah H. Marwan Dasopang dari Fraksi PKB. []