Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Disinyalir Ada Praktik Sewa-Menyewa Kios Ilegal dan Pungli Terhadap PKL di Area Jalur Hijau Jl Raya Menceng Jakbar, Lurah Tegal Alur Tutup Mata?





________________________________________________----____________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Kian Maraknya berdiri bangunan kios pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Menvo dan di area Jalur Hijau, Jalan Raya Menceng, Tegal Alur, Jakarta Barat, membuat warga setempat dan pengguna jalan merasa resah karena kenyamanannya terganggu.

Belum lama ini warga yang resah dengan kondisi tersebut telah menyampaikan keluhannya kepada penjabat Lurah Tegal Alur dan Satpol PP Jalarta Barat. Namun warga tersebut kecewa karena keluhannya tidak ditanggapi dan diabaikan begitu saja.

Merasa keluhannya tak ditanggapi, warga tersebut kemudian meneruskan keluhannya kepada awak media online yang tergabung di komunitas MIO'I (Media Independen Online Indonesia) Jakarta Barat.

Berdasarkan informasi dari warga tersebut, disinyalir ada praktik sewa-menyewa kios PKL di lokasi Jalan Menceng Raya Tegal Alur, dengan harga sewa bervariasi, mulai dari Rp600 ribu sampai Rp1,2 Juta, tergangtung posisi atau letak strategisnya. Selain itu, ada pungutan berupa iuran uang keamanan setiap harinya.

Berdasarkan pantauan, beberapa waktu lalu warga lainnya juga pernah melayangkan surat permohonan ke Satpol PP Jakarta Barat, yang pada intinya meminta penjabat Satpol PP untuk segera melakukan penertiban.

"Namun hingga saat ini belum ada dilakukan penertiban," kata warga yang enggan disebutkan namanya itu.

"Malah (di lokasi itu, red) tambah banyak yang berdagang dan tambah semrawut," imbuhnya.

Menindaklanjuti keluhan yang disampaikan oleh warga tersebut kepada salah satu awak media online, redaksi media online Tikampost pun langsung meminta klarifikasi tertulis kepada Lurah Tegal Alur, pada Rabu (18/8/2021) lalu.

Salah satu poin yang dimintakan klarifikasi tersebut, yakni terkait dugaan pungutan dana liar (Pungli) di Pasar Menvo dan di Jalur Hijau Jalan Raya Menceng.

Namun hingga berita ini diturunkan, surat permintaan klarifikasi tertulis tersebut belum mendapat tanggapan.

Menanggapi hal tersebut, Monang Simanjuntak, S.H. selaku Pemimpin Umum Media Online Tikampost mengungkapkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyurati Gubenur DKI Jakarta untuk mengevaluasi penjabat Kepala Kelurahan Tegal Alur dan Penjabat pada instansi Satpol PP Jakarta Barat.

"Sekaligus meminta kepada Bapak Anies Baswedan untuk segera menginstruksikan jajarannya yang berwenang agar segera melakukan penertiban, serta mengusut tuntas terkait adanya indikasi praktik pungli dan praktik sewa-menyewa kios dan tempat PKL ilegal di kawasan Pasar Menvo dan di Jalur Hijau Jalan Raya Menceng," ujar Monang, yang juga Ketua Umum LSM-PKN itu. (MBR)

Editor: Togab BB