Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Bantu Anak-Anak Terdampak Kebakaran, Sukarelawan Sehaty Jakut Bersama LMK Penjaringan Gelar Giat Sosial Berupa Trauma Healing




__________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Anak-anak terdampak kebakaran di wilayah Penjaringan, Muara Baru, mendapatkan perhatian dan empati dari sukarelawan Sehaty Jakarta Utara.

Bekerja sama dengan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) setempat, para sukarelawan yang tergabung dalam organisasi Sehaty Jakarta Utara menghibur anak-anak korban kebakaran di Posko Kebakaran, bertempat di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (10/9/2021) pagi.

Selain menghibur, para sukarelawan Sehaty Jakarta Utara bersama organ LMK Kelurahan Penjaringan juga melakukan terapi trauma healing.


Koordinator Sehaty Jakarta Utara, Eva Septriana mengungkapkan, tujuan diadakannya acara hiburan terutama untuk membantu psikologis anak-anak korban kebakaran. Sedangkan terapi trauma healing merupakan wujud rasa empati dan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang terdampak kebakaran.

Lebih lanjut Eva mengungkapkan, bahwa giat sosial yang mereka lakukan itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga terdampak kebakaran yang terjadi minggu lalu.

“Diharapkan bantuan ini terus ada, dan dengan adanya bantuan dari pemerintah dan para dermawan maka tentunya kami akan bisa lebih banyak berbuat untuk membantu anak--anak dan  keluarga terdampak kebakaran," ujar Eva kepada awak media saat ditemui di Posko Kebakaran Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (10/9/2021).

"Semoga Allah Swt senantiasa menuntun kita yang peduli kepada sesama terutama kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak musibah kebakaran. Sekecil apapun yang kita buat tentu akan sangat berharga bagi mereka," imbuhnya.

Seperti diketahui, sebanyak 30 bangunan rumah tinggal di Jalan Muara Baru Ujung, Penjaringan, Jakarta Utara, dilalap si jago merah, Sabtu (4/9/2021) siang lalu. Area seluas 750 meter persegi yang terbakar itu ditempati 30 keluarga atau sekitar 120 jiwa.

Dalam musibah kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Namun demikian, berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta, sedikitnya ada 120 jiwa atau 30 keluraga yang terdampak musibah kebaran tersebut.

Kontributor: Wennie
Editor: Togab BB