Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Sebanyak 1.509 Sekolah di Jakarta Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Senin Besok, Puan Maharani: PTM Bisa Dilaksanakan Setelah Anak Sekolah Vaksin Dua Kali

 

 
Berdasarkan SK Disdik DKI Nomor 984/2021, sebanyak 1.509 sekolah di Jakarta bisa menggelar PTM.(ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

_______________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Dinas Pendidikan (Disdik) DKI menambah jumlah sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di Jakarta. Total sebanyak 1.509 sekolah akan menjalani PTM besok, Senin 27 September 2021.

Awalnya ada 610 sekolah yang lolos asesmen memulai kegiatan PTM tahap I sejak 30 Agustus 2021 lalu. Setelah dilakukan evaluasi, Disdik DKI menambah 899 sekolah lainnya untuk melaksanakan PTM tahap II, sehingga total sekolah yang PTM besok sebanyak 1.509, dengan rincian 809 sekolah negeri dan 90 madrasah.

Daftar 899 tambahan sekolah tersebut tercantum dalam SK Disdik DKI Nomor 984 Tahun 2021 tentang Penetapan Satuan Pendidikan yang Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pembelajaran Campuran Tahap II pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. SK Disdik DKI tersebut diterbitkan pada 24 September 2021.

"Menetapkan satuan pendidikan yang melaksanakan PTM pembelajaran campuran tahap II pada masa PPKM," demikian bunyi diktum Kesatu SK tersebut.

Lebih lanjut dalam SK tersebut, Disdik DKI Jakarta juga meminta satuan pendidikan menjamin perlindungan dan kesehatan anak sekolah selama PTM berlangsung. PTM akan dihentikan apabila melanggar protokol kesehatan.

"Satuan Pendidikan yang tidak melaksanakan kewajiban perlindungan kesehatan bagi warga satuan pendidikan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Diktum Kedua akan dilakukan penghentian sementara kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pembelajaran Campuran Tahap I," demikian bunyi SK tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengungkapkan kekuayirannya terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah.

Melansir detik.com, Puan mengatakan masih banyak murid SD yang terpapar virus Corona (COVID-19).

"Namun ternyata dari data yang ada di sekolah SD banyak murid yang terpapar. Artinya belum siap bagaimana menjaga protokol kesehatan," kata Puan kepada wartawan di SMK Negeri 72 Jakarta Barat, Tegal Alur, Jakarta Barat, Minggu (26/9/2021).

Karena itu Puan berharap, dengan adanya aturan tersebut, seluruh murid maupun guru telah menjalani vaksinasi sebanyak dua kali.

"Karena tatap muka, anak-anak sekolah sudah melaksanakan vaksin dua kali baru bisa masuk ke sekolah," ujar Puan.

"Jadi di zona hijau, bisa dibuka PTM bertahap namun tentu saja melihat kondisi dan situasi yang ada. Jangan sampai kemudian terjadi peningkatan atau penambahan orang yang terpapar," imbuhnya.*[Red]

Editor: Togab BB