Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Gelombang Ketiga Covid-19 Mengintai, Jokowi Ingatkan Semua Pihak Tetap Berhati-hati!


Presiden Joko Widodo memberu pengarahn kepada Kepala Daerah se-Indonesia (26/10/2021)/Tangkapan layar video kanal Youtube Sekretariat Presiden.
______________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar seluruh Kepala Daerah berhati-hati dan mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 sekecil apapun di daerahnya.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (26/10/2021). seperti dikutip dari tayangan Youtube kanal resmi Sekretariat Presiden.

Jokowi mengungkapkan, bahwa sejumlah daerah di dalam negeri sempat mengalami kenaikan kasus (Covid-19) meskipun sedikit dalam beberapa minggu terakhir, seperti di Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Tenggara pada minggu lalu.

Lebih lanjut Jokowi menyebut perkembangan kasus Covid-19 harian di Indonesia yang telah mengalami penurunan sangat drastis.

"Tetapi hati-hati, tren dunia dalam minggu semua negara naik, naik dua persen, padahal tiga minggu, empat minggu yang lalu trennya turun," kata Jokowi mengingatkan.

Baca juga:
Asik..Pemprov DKI Sulap Taman Tebet di Jakarta Selatan Jadi Eco Garden

Di Eropa, sambung Jokowi, saat ini naik sampai 23 persen, di Amerika Selatan naik 13 persen.

"Inilah yang harus mengingatkan kita bahwa kita harus tetap pada posisi hati-hati, pada posisi waspada," tegas Jokowi.

 Mantan Gubernur DKI Jakarta itu merinci, bahwa di dalam negeri ada sekitar 105 Kabupaten-Kota di 30 Provinsi yang kasus positifnya naik.

"Meskipun, sekali lagi, meskipun sedikit tetapi tetap ini harus diwaspadai. Ada 105 Kabupaten dan Kota," tandas Jokowi.

"Oleh sebab itu, saya minta Gubernur, Pangdam, Kapolda mengingatkan kepada Bupati, Wali Kota, kepada Kapolres dan juga Dandim, Danrem agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memperkuat tracing dan testing, dan juga tes betul-betul kontak eratnya dengan siapa," imbuhnya.

Jokowi juga mengingatkan agar semua pihak memaksimalkan penggunaan platform aplikasi PeduliLindungi, utamanya di mal, di tempat-tempat wisata, dan di pasar-pasar.

Menurut catatan Jokowi, ada tempat di kawasan tersebut yang tidak mewajibkan penggunaan QR code PeduliLindungi, namun tetap bisa beroperasi. 

Karena itu Jokowi mengharapkan kepada seluruh pihak agar terus waspada dan aktif melakukan controlling.

"Controlling seperti ini harus diingatkan kepada keluarga kita, tempat-tempat wisata, mal, dan lain-lainnya harus terus diwaspadai dan dikontrol," pinta Jokowi.*[Red]

Editor: Togab BB