Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Manajemen PT Telkom Akses: 3 Dari 5 Korban Tewas Dalam Gorong-Gorong Di Tangerang Murni Kecelakaan Kerja


Tiga karyawan mitra perusahaan PT Telkom Akses tewas dalam gorong-gorong utilitas kabel di Perumahan Taman Royal, Tangerang, Kamis 7 Oktober 2021. (@TangerangNews)
_______________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Manajemen PT Telkom Akses menyampaikan pernyataan terkait insiden yang menewaskan lima orang dalam gorong-gorong utilitas kabel di Perumahan Taman Royal, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Manager Shared Service PT Telkom Akses Witel Tangerang Armunanto mengatakan, tiga dari lima orang yang tewas dalam gorong-gorong tersebut adalah katyawan mitra perushaan PT Telkom Akses, anak perusahaan PT Telkom Indonesia.

Menurut Armunanto, ketiganya tengah memperbaiki manhole di gorong-gorong di Jalan Taman Royal tersebut.

"Kami manajemen PT Telkom Akses menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya tiga orang karyawan mitra kerja perusahaan di lokasi Manhole Taman Royal Tangerang saat melakukan perbaikan manhole di tempat tersebut. Peristiwa tersebut murni kecelakaan kerja," ujarnya, seperti dikutip KOMPAS.com  Jumat (8/10/2021).

Lebih lanjut Armunanto mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan secara langsung bela sungkawa kepada sanak keluarga korban. Selain itu, pihaknya juga memprioritaskan pemakaman, serta menjamin terpenuhinya semua hak karyawan mitra kerja yang tewas dalam peristiwa kecelakaan kerja itu.

"Semoga ke depannya tidak akan terulang kejadian serupa sesuai komitmen perusahaan untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan," ucapnya.

Armunanto juga menambahkan, pihaknya menyerahkan investigasi kasus ini kepada pihak Kepolisian.

"Perusahaan menyerahkan sepenuhnya proses investigasi penyebab kejadian ini kepada pihak berwenang," pungkasnya.

Sementara itu, Tim Puslabfor Mabes Polri telah memeriksa lokasi gorong-gorong utilitas kabel di Perumahan Royal, Kota Tangerang, Jumat (8/10/2021).

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas membongkar kembali tutup lubang gorong-gorong dan mengambil sejumlah sampel dari lokasi.

Melansir TangerangNews, Kasubbid Toksikologi Lingkungan Puslabfor Mabes Polri Kompol Faizal Rachmad menerangkan, timnya telah melakukan  sampel udara dan air dari dalam gorong-gorong utilitas kabel tersebut.

"Kami bersama tim Puslabfor ke TKP memeriksa TKP dan sementara hasil ditemukan gas yang berbahaya. Mengenai konsentrasi dan jenis gasnya kami akan melakukan pemeriksaan lanjut di laborarotium di Puslabfor," jelas Faizal.

Faizal mengungkapkan, bahwa dari pengamatan dan hasil pemeriksaan kasat mata tim Puslabfor, kandungan udara di dalam saluran gorong-gorong utilitas kabel tersebut adalah gas berbahaya. 

"Alat drager untuk deteksi gas yang kami ambil adalah sampel air dan sampel udaranya," ujarnya.

Lebih lanjut Faizal menambahkan, pihaknya kini tengah memeriksa sampel air dan gas dari gorong-gorong utilitas yang membahayakan manusia tersebut ke laboratorium Puslabfor Polri.

"(Jenis gasnya) Belum tahu kami nanti periksa di laboratorium. Ya membahayakan manusia. Jadi, harus bersabar rekan-rekan wartawan sekalian nanti akan disampaikan hasil pemeriksaannya," tandasnya.

Seperti diketahui, lima orang ditemukan tewas di dalam gorong-gorong utilitas kabel di Perumahan Taman Royal, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Kamis (7/10/2021). 

Korban diantaranya tiga orang pekerja dan dua warga setempat yang mencoba menolong. Lima korban yang tewas tersebut diduga karena kehabisan oksigen setelah menghirup gas beracun di dalam gorong-gorong.*[Red]