Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Pengerjaan Proyek Pembangunan Turap Kelurahan Kedaung Wetan Kota Tangerang Disinyalir 'Asal Jadi'

 

 
 Proyek Pembangunan Turap Kelurahan Kedaung Wetan, Kota Tangerang.(Foto:Rolis)
____________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, TANGERANG --Proyek Peningkatan Pembangunan Tanggul Sungai atau Pembagunan Turap di Kelurahan Kedaung Wetan, Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, diduga dikerjakan asal jadi dan terindikasi tidak sesuai spesifikasi teknis.

Akibatnya, proyek penataan turap saluran air yang pendanaannya bersumber dari APBD Kota Tangerang itu hasilnya tidak maksimal, seperti pondasi turap yang digali sangat dangkal, namun langsung dilakukan pemasangan batu belah. 

Sehingga patut diduga Proyek Pembangunan Turap senilai Rp648.682.000,- itu dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pantauan awak media di lapangan, hasil pengerjaan Proyek Pembangunan Turap itu menuai perhatian masyarakat.

Pemerhati penggunaan anggaran negara yang juga anggota dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) Garuda Nasional, Guntur ikut angkat bicara. Ia juga sangat menyayangkan hasil pengerjaan proyek pembangunan turap tersebut.

"Sangat memprihatinkan, karena dikerjakan asal jadi. Dari adukan campuran semen dan pasir tidak sesuai, dan kwalitas pasir juga asal asalan," ujar Guntur kepada awak media, Selasa (12/10/2021).

"Padahal untuk pondasi tiang besi seharusnya dicor beton terlebih dahulu, namun hal ini tidak dilakukan," imbuhnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan Turap Kelurahan Kedaung Wetan senilai
Rp648.682.000,- yang bersumber dari APBD Kota Tangerang itu dikerjakan oleh CV. Bintang Taput, dengan batas waktu pelaksanaan 120 hari kalender, sebagaimana tertera pada Papan Proyek.


Namun bila dicermati, pada Papan Proyek tersebut tampak jelas tidak dicantumkan volume kegiatan, sehingga masyarakat tidak mendapatkan dan tidak mengetahui informasi yang lengkap terkait Proyek Pembangunan Turap itu.

Untuk itu Guntur meminta kepada pihak pemerintah daerah setempat khususnya Penjabat pada instansi PUPR Kota Tangerang, agar memantau langsung hasil pengerjaan Proyek Pembangunan Turap di Kelurahan Kedaung Wetan tersebut, untuk selanjutnya dapat meminta pertanggungjawaban dari pihak Kontraktor bilamana terbukti pengerjaan proyek yang sedianya dimaksudkan oleh Pemda setempat untuk penataan saluran air dan kemaslahatan masyarakat setempat itu tidak sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan dalam RAB. *[Rolis]

Editor: Togab BB