Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Meski Telah Disegel, Bangunan Gedung di Jalan Burak Karang Sari Kota Tangerang Tetap Dikerjakan dan Berjalan Mulus

 

 




______________________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, TANGERANG -- Pemilik bangunan gedung rumah tinggal yang berlokasi di Jalan Burak, RT/RW 001/002, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten, ditengarai mengabaikan sanksi administrasi, yakni sanksi penghentian pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan.

Pantauan awak media di lapangan, meskipun bangunan gedung dua lantai itu telah di-segel oleh Pemerintah Kota Tangerang, namun tampak beberapa pekerja sedang melaksanakan kegiatan pembangunan di lokasi bangunan.

Hal itu menunjukkan bahwa pihak penyelenggara bangunan gedung tersebut mengabaikan sanksi administrasi dari Pemerintah Kota Tangerang.

Ironisnya lagi, petugas dari Dinas Satuan POL PP setempat terkesan tutup mata, sebab tidak memberikan sanksi kepada pemilik atau pengelenggara bangunan.

Tak ayal, hal tersebut mengundang berbagai pertanyaan, jangan-jangan ada 'sesuatu' antara pemilik bangunan dengan oknum petugas dari Dinas Sat POL PP setempat, atau jangan-jangan pemilik bangunan merupakan orang yang kebal hukum.

Menurut Ketua DPD LSM GARUDA NASIONAL Kota Tangerang Guntur Hutabarat, Pemerintah Kota Tangerang perlu segera menindak tegas pemilik atau penyelenggara bangunan gedung tersebut, yakni dengan menerbitkan surat perintah pembongkaran terhadap bangunan gedung dua lantai tersebut.

"Sanksi administrasi berupa perintah pembongkaran terhadap bangunan gedung (yang terbukti melanggar perizinan) diatur dalam Pasal 1 ayat (1) huruf i Perda Kota Tangerang Nomor 03 tentang Bangunan Gedung, dan sanksi tegas tersebut dimaksudkan untuk menimbulkan efek jerah serta memberikan kepastian hukum yang berkeadilan," tuturnya kepada awak media, Kamis (25/11/2021).

Menanggapi adanya dugaan pembiaran oleh oknum petugas dari Dinas Sat POL PP setempat sehingga penyelenggaraan pembamgunan pada bangunan gedung tersebut tetap berjalan meski dalam status disegel, Guntur mengatakan, bahwa pegawai negeri sipil (PNS) dilarang keras menyalahgunakan wewenang untuk mendapatkan keuntungan pribadi, dan dilarang memberi sesuatu kepada siapa pun, baik secara langsung atau langsung.

Larangan bagi PNS tersebut sambung Guntur, tegas diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Terhadap para pelanggar PP tersebut bisa dikenakan sanksi pemindahan dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah," jelasnya.

Baca juga:
Diduga Terjadi Praktik Jual-Beli Seragam Sekolah di SMKN 6 Kota Tangerang, Harganya Kebangetan!

Sementara itu, Kepala Bidang SAT POL PP Kota Tangerang yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler mengatakan, pihaknya akan segera mengecek ke lokasi bangunan gedung rymah tinggal tersebut.

"Kalau masih 'bandal' akan disidang tipiring (tindak pidana ringan)," imbuhnya menegaskan.*[Rolis]

Editor: Togab BB