Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Pilu! Seorang Ibu Lansia di Magelang Jateng Tak Menyangka Diantar Anak-anaknya ke Panti Jompo


Ibu lansia ini terpaksa menuruti kehendak anak-anaknya untuk hidup di panti jompo






_______________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Kisah pilu terpaksa harus dihadapi oleh seorang ibu lanjut usia (lansia) asal Magelang, Jawa Tengah.

Ibu lansia yang diketahui bernama Trimah (69) tersebut saat ini tinggal di Panti Jompo Griya Lansia Husnul Khotimah di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sejak 27 Oktober 2021 lalu.

Melansir dari KOMPAS.com, Trimah mengaku, ia tinggal di panti jompo karena kehendak anak-anaknya. Namun ketika anak-anaknya menitipkan Trimah ke panti jompo, dia tidak pernah diberi tahu sebelumnya.

Anaknya bahkan mengaku hanya akan mengajaknya jalan-jalan.

Trimah tak menyangka, anaknya tersebut justru menitipkannya ke panti jompo.

"Pokoknya pergi yuk, tadinya bilang (perginya) dekat," kata Trimah, seperti dikutip KOMPAS.com, Senin (1/10/2021).

Ketika tiba di Griya Lansia, Trimah terpaksa mengikuti kehendak anak-anak yang menitipkannya.

Anak-anak Trimah bahkan berpesan agar Trimah sabar dan tabah.

"Mereka bilang, Ma, hati-hati, yang sabar ya, Mama sabar di sini. Saya bilang iya saja," tutur Trimah.

Trimah mengungkapkan, dua anaknya ada di Jakarta, satu lagi yang perempuan ada di Pekalongan, Jawa Tengah.

Dia sempat tinggal bersama anaknya yang di Pekalongan.

Kemudian, dia pindah ke anaknya yang lain di Jakarta

Di Jakarta, Trimah tinggal di rumah kontrakan sampai masa kontraknya habis sebelum akhirnya dititipkan di Griya Lansia.

Trimah mengatakan, suami dari anaknya yang di Jakarta bekerja sebagai tukang ojek. Sedangkan anak laki-lakinya bekerja sebagai buruh sopir di Jakarta dan terkena PHK akibat pandemi Covid-19.

Adapun suami dari anaknya yang tinggal di Pekalongan juga bekerja sebagai sopir.

Meski kecewa dengan keputusan anak-anaknya yang menempatkan Trimah di panti jompo, namun sebagai seorang ibu, Trimah tetap mendoakan yang terbaik bagi putra-putrinya.

Doa itu dia panjatkan setiap saat ketika teringat pada buah hatinya.

"Supaya panjang umur, mudah rezeki, dimudahkan segala urusannya," ujar Trimah.

Suara Trimah seketika bergetar tatkala mengungkapkan asa yang muncul dari lubuk hatinya.

"Mudah-mudahan saja dia (putra-putrinya) masih ingat punya orangtua," pintanya.

Trimah mengaku sudah betah di tempatnya yang sekarang, bahkan dia tidak akan mau meski dijemput oleh anak-anaknya.

"Tidak mau udahan. Di sini saja ada yang merawat daripada disia-siakan," katanya.

Namun, setelah seminggu berada di panti jompo, Trimah kini diangkat menjadi orangtua oleh pengusaha kaya raya asal Malang, Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Pramana.

Mereka menemui langsung Trimah di panti jompo Griya Lansia Husnul Khatimah.

Momen itu digunakan oleh Shandy dan suami untuk memanjakan Trimah.

Bahkan Shandy juga memberikan hadiah senilai Rp100 juta untuk Trimah.

Hal itu disampaikannya melalui instagram pribadi Shandy.

Sementara itu, Gilang mengungkapkan, ia belajar keikhlasan dari Trimah.

Dalam keempatan yang sama, Gilang ingin menunjukkan masih ada anak yang peduli dengan nasib orangtua.

Dikutip dari TribunSolo.com, Senin (1/11/2021), kisah Trimah ini awalnya terungkap dari unggahan pemilik akun facebook Arief Camra.

Arief diketahui merupakan pemilik Griya Lansia Husnuk Khatimah, tempat dimana Trimah dititipkan oleh anak-anaknya.

Dalam unggahannya pada Kamis (28/10/2021), terdapat tiga foto.

Ia menuliskan jika ada seorang lansia wanita bernama Trimah yang diserahkan tiga anaknya.

Foto yang diunggah termasuk surat pernyataan yang ditandatangani oleh tiga orang anak Trimah.

Dalam surat tersebut, ketiga anak tega menyerahkan ibunya (Trimah) ke panti jompo karena kesibukan mereka masing-masing.

Bahkan jika nanti Trimah meninggal, proses pemakaman juga diserahkan pada pihak Griya Lansia Husnul Khatimah.*[Red]

Editor: Togab BB