Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Sejumlah Titik di Cengkareng Jakarta Barat Tergenang Air, Selain Akibat Hujan Deras Juga Disebabkan Luapan Air Saluran PHB



______________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA --Sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta Barat terpantau tergenang air pasca hujan deras yang melanda pada Minggu (7/11/2021) siang, seperti yang dilaporkan di akun Twitter @TMCPoldaMetro.

Ruas jalan di Traffic Light Puri Jakarta Barat terendam banjir dengan ketinggian 60 sampai 70 cm. Namun, genangan tak mengganggu situasi arus lalu lintas di lokasi, hanya saja terlihat pengendara yang terpaksa memelankan laju kendaraan.

Demikian juga di Jalan Inspeksi Kali Mookervaart, Cengkareng, Jakarta Barat. Ketinggian air sekira 60-70 cm. Pengendara nekat menerobos genangan. Akibatnya, tak sedikit kendaraan yang mengalami mati mesin atau mogok.

"15.45 Genangan air di TL. Puri Jakarta Barat mengarah Cengkareng, saat ini masih bisa ... dilintasi kendaraan. Pengguna Jalan di Himbau untuk berhati hati," seperti dikutip dari akun Twitter @TMCPoldaMetro, Minggu (7/11/2021).

Sementara berdasaran pantauan awak media, puluhan rumah warga di RW 003 Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, tergenang air diantaranya di RT 007. 

Ketinggian genangan air di RT 007 tersebut mencapai 15 hingga 20 cm. Sedangkan di RT 004 air menggenangi jalan di depan rumah warga.

Informasi dari warga setempat, mereka sempat bingung karena genangan air di pemukiman mereka tersebut terjadi sejak Minggu (7/10/2021) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Padahal menurut mereka pada Minggu pagi belum turun hujan di wilayah pemukiman mereka.

Namun akhirnya mereka menyadari bahwa tumpahan air yang menggenangi rumah mereka itu seperti yang sudah sering terjadi, yakni berasal dari saluran penghubung (PHB) yang ada di wilayah Kelurahan Cengkareng Timur.

Seorang warga yang tinggal di RT 004 RW 003 mengungkapkan, di wilayah pemukiman mereka sudah sering mengalami tumpahan air dari saluran PHB Kelurahan Cengkareng Timur.

"Dalam satu tahun ini kami alami enam kali terkena banjir dan dampak banjir air sunga (saluran PHB,red). Kami sering terkena penyakit terutama anak-anak," kata warga yang tidak disebutkan namanya itu, Minggu (7/10/2021).

"Apa lagi kalau musim hujan kami warga di RT 004 RW 003 pasti kena musibah banjir," imbuhnya.


Menurut lelaki paruh baya itu, banjir terparah di pemukiman mereka terjadi sekitar dua tahun yang lalu.

"Pada tahun 2019 bulan Desember banjir akibat hujan menggenangi rumah-rumah warga di RT 004 RW 003 sedalam 1,5 meter, ujarnya mengenang peristiwa 2 tahun yang lalu.

"Kami warga disini semuanya bingung karena musibah banjir. Harapan kami  sebagai warga disini semoga pemerintah dapat membantu dan mencari solusi permasalahan banjir baik karena tumpahan air sungai maupun karena hujan," pintanya.*[Ruslan]

Editor: Togab BB