Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Warga Keluhkan Kinerja Instansi Kecamatan Kembangan Jakbar: Tidak Informatif!




____________________________________________________________________________
NusantaraPostOnline.com, JAKARTA -- Warga masyarakat yang berdomisili di wilayah Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, sepertinya harus ekstra sabar dalam mengurus Surat Keterangan Waris.

Bagaimana tidak, sebelumnya untuk mendapatkan Surat Keterangan Waris warga harus bolak balik kesana-sini, mulai dari Pengurus RT, lalu Pengurus RW, kemudian Lurah, hingga ke bagian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Tapi ketika Surat Keterangan Waris sudah diperoleh, kami terpaksa harus bersusah payah kembali mengurus penggantian Surat Keterangan Waris ini menjadi Surat Pernyataan Ahli Waris," ujar seorang warga yang tidak menyebutkan namanya itu, Selasa (16/11/2021).


Tak ayal, warga Kecamatan Kembangan itu merasa sangat kecewa. Sebab, kebijakan baru terkait penggantian Surat Keterangan Waris menjadi Surat Pernyataan Ahli Waris tersebut tidak disosialisasikan atau tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari aparatur instansi Kecamatan Kembangan.

Baca juga:
Retribusi 2 Unit Bangunan Ruko di Jalan Ratu Mawar Selatan Duri Kepa Jakbar yang Diduga Tidak Memiliki IMB Dipertanyakan

Ketika berkunjung ke kantor Kecamatan Kembangan yang beralamat di Jl. Intan 6 Blok F7 No. 6 Taman Meruya Ilir, Kelurahan Meruya Utara, awak media tidak berhasil menemui Camat, sehingga belum diperoleh penjelasan terkait keluhan warga yang tidak diinformasikan sebelumnya terkait ketentuan penggantian Surat Ahli Waris menjadi Surat Pernyataan Ahli Waris (SPAW).

"Pak Camat sedang ke Walikota," kata Staf Kecamatan yang tidak diaebutkan namanya itu, Selasa (16/11/2021).

Sementara itu, ketika awak media melintas di ruang pelayanan PTSP tampak beberapa orang pegawai sedang berkerumun sambil menonton sinetron yang tayang di Televisi, sontak awak media tercengang sembari meringis, diikuti rasa sedih yang mendalam tatkala terlintas keluhan warga yang tidak mendapatkan sosialisasi atau pemberitahuan, sehingga setelah bersusah payah memperoleh Surat Ahli Waris mereka harus bersusah payah kembali mengurus penggantiannya menjadi SPAW.*[Nas]


Editor: Togab BB